Tips Ampuh Mengatasi Hama Penggerek Batang pada Padi

Home » Tips Ampuh Mengatasi Hama Penggerek Batang pada Padi

Penggerek batang jadi salah satu hama yang paling sering bikin petani padi pusing. Hama ini menyerang bagian batang tanaman dan bisa membuat padi rusak bahkan gagal panen kalau tidak cepat ditangani.

Serangan penggerek batang biasanya mulai terlihat saat daun padi menguning lalu mengering. Pada fase tertentu, bulir padi juga bisa kosong karena batang tanaman sudah rusak dari dalam.

Masalahnya, hama ini sering muncul diam-diam. Banyak petani baru sadar setelah kerusakan mulai menyebar ke area sawah yang lebih luas. Karena itu, penanganan cepat sangat penting supaya hasil panen tetap maksimal.

Kenali Tanda Serangan Penggerek Batang

Penggerek batang biasanya menyerang tanaman padi sejak usia muda sampai masa pembentukan bulir. Larva hama masuk ke dalam batang lalu memakan jaringan tanaman.

Kalau menyerang padi muda, gejalanya sering terlihat dari pucuk daun yang mengering seperti terbakar. Petani biasanya menyebut kondisi ini sundep.

Sementara saat menyerang fase pengisian bulir, malai padi bisa berubah putih dan kosong. Kondisi itu dikenal dengan istilah beluk.

Kalau tanda-tanda tersebut mulai muncul, petani sebaiknya segera melakukan pengecekan di area sawah supaya penyebaran hama tidak makin luas.

Jaga Kebersihan Sawah

Salah satu cara paling efektif mengurangi penggerek batang adalah menjaga kebersihan sawah. Sisa jerami atau batang padi bekas panen sering menjadi tempat berkembangnya hama.

Karena itu, setelah panen selesai, lahan sebaiknya segera dibersihkan. Jerami bisa dikumpulkan lalu difermentasi atau dijadikan kompos agar tidak menjadi sarang hama.

Pengaturan jarak tanam juga penting supaya sirkulasi udara tetap bagus. Sawah yang terlalu rapat biasanya lebih mudah terserang hama dan penyakit.

Selain itu, petani juga bisa melakukan tanam serempak agar siklus hidup penggerek batang dapat ditekan secara alami.

Pekai Pestisida dengan Bijak

Kalau serangan mulai banyak, penggunaan pestisida bisa dilakukan secara bijak. Pilih insektisida yang memang direkomendasikan untuk penggerek batang padi.

Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada waktu yang tepat, terutama saat telur mulai menetas. Sehingga hasil pengendalian dapat lebih maksimal.

Selain pestisida kimia, petani juga bisa memakai cara alami seperti memanfaatkan musuh alami hama. Laba-laba dan parasitoid termasuk yang cukup membantu menekan populasi penggerek batang.

Penggunaan lampu perangkap pada malam hari juga cukup efektif untuk mengurangi jumlah ngengat penggerek batang di area sawah.

Pencegahan Lebih Penting

Banyak petani terlambat menangani penggerek batang karena baru bertindak setelah kerusakan parah. Padahal mencegah jauh lebih efektif dan tentunya lebih murah.

Pemilihan bibit padi yang tahan hama bisa menjadi solusi awal untuk mengurangi risiko serangan penggerek batang.

Pemupukan mesti tepat. Penggunaan pupuk nitrogen berlebihan biasanya membuat tanaman lebih rentan terserang hama.

Kalau pengawasan dilakukan rutin sejak awal tanam, penggerek batang bisa dikendalikan lebih cepat. Dengan begitu tanaman padi tetap sehat dan hasil panen bisa lebih maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 WIKIACE - Cari Tutorial mu disini! - ZolaGroup Media