Cegukan pada bayi sering membuat orang tua khawatir, apalagi kalau muncul setelah menyusu atau saat bayi sedang tidur. Padahal kondisi ini cukup normal karena tubuh bayi masih beradaptasi, terutama bagian pencernaan dan pernapasannya.

Biasanya cegukan muncul karena bayi menelan terlalu banyak udara saat minum susu. Selain itu, posisi menyusu yang kurang nyaman juga bisa memicu cegukan datang lebih sering. Meski umumnya tidak berbahaya, bayi tetap bisa merasa kurang nyaman dan jadi lebih rewel.

Untungnya ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meredakan cegukan pada bayi. Cara ini cukup mudah dan aman dilakukan sehari-hari.

Perbaiki Posisi Menyusu

Posisi menyusu punya pengaruh besar terhadap cegukan bayi. Saat posisi tubuh terlalu menunduk, udara lebih mudah masuk ke perut bersama susu.

Banyak orang tua mulai mencoba posisi menyusu yang lebih tegak agar bayi minum lebih tenang. Cara ini membantu mengurangi udara yang ikut tertelan.

Kalau menggunakan botol susu, perhatikan juga aliran dotnya. Susu yang keluar terlalu deras sering membuat bayi minum terlalu cepat.

Setelah menyusu, jangan langsung mengajak bayi aktif bergerak. Biarkan bayi santai beberapa menit agar perutnya lebih nyaman.

Biasakan Bayi Bersendawa

Sendawa membantu mengeluarkan udara dari dalam perut bayi. Cara ini sering membuat cegukan lebih cepat reda.

Orang tua bisa menggendong bayi dalam posisi tegak sambil menepuk pelan bagian punggungnya. Lakukan secara lembut supaya bayi tetap merasa nyaman.

Beberapa bayi memang tidak langsung bersendawa. Namun kondisi itu masih normal selama bayi tidak terlihat kesakitan atau rewel berlebihan.

Kebiasaan sederhana ini juga membantu mengurangi perut kembung setelah menyusu.

Jangan Kasih Susu yang Berlebih

Memberi susu terlalu banyak sekaligus bisa membuat perut bayi penuh dan memicu cegukan. Oleh sebab itu, bagusnya susu diberikan pada bayi sedikit demi sedikit.

Sebagian orang tua memilih memberi susu lebih sering dengan porsi lebih kecil. Cara ini biasanya membuat bayi lebih nyaman.

Penting juga buat memperhatikan tanda bayi sudah kenyang. Saat bayi mulai berhenti mengisap, tubuhnya biasanya sedang memberi sinyal alami.

Memberi jeda saat menyusu juga membantu bayi bernapas lebih tenang dan tidak banyak menelan udara.

Jangan Langsung Panik

Sebagian besar cegukan pada bayi akan hilang sendiri dalam beberapa menit. Orang tua jangan langsung panik ketika hal semacam ini terjadi.

Namun jika cegukan muncul terlalu sering dan membuat bayi muntah atau sulit tidur, kondisi itu sebaiknya mulai diperiksa lebih lanjut.

Berkonsultasi dengan tenaga medis bisa membantu mengetahui apakah ada masalah tertentu pada pencernaan bayi.

Yang terpenting, tetap tenang saat bayi cegukan. Dengan penanganan sederhana, biasanya cegukan akan cepat reda dan bayi kembali nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 WIKIACE - Cari Tutorial mu disini! - ZolaGroup Media