Masa tumbuh gigi sering membuat bayi jadi lebih rewel dari biasanya. Selain sulit tidur dan sering menangis, banyak orang tua juga mulai khawatir saat suhu tubuh si kecil terasa lebih hangat.
Kejadian semacam ini sebetulnya cukup umum terjadi. Saat gigi mulai tumbuh, tubuh bayi biasanya mengalami perubahan yang membuat gusi terasa tidak nyaman hingga memicu rasa hangat pada tubuh.
Meski begitu, orang tua tetap perlu memahami perbedaan antara panas ringan karena tumbuh gigi dan demam yang muncul akibat kondisi lain. Dengan penanganan yang tepat, bayi bisa kembali nyaman tanpa membuat orang tua panik.
Kenapa Bayi Bisa Panas Saat Tumbuh Gigi
Saat gigi mulai muncul, gusi bayi biasanya mengalami peradangan ringan. Kondisi ini membuat tubuh terasa lebih hangat dibanding hari biasa.
Rasa tidak nyaman pada gusi juga sering membuat bayi jadi mudah rewel. Bahkan ada yang lebih sering menggigit mainan atau memasukkan tangan ke mulut.
Sebagian bayi mengalami penurunan nafsu makan lantaran merasakan nyeri di gusinya. Hal itu membuat suasana hati si kecil jadi lebih sensitif.
Meski tubuh terasa hangat, suhu bayi saat tumbuh gigi biasanya tidak terlalu tinggi. Jika demam mencapai lebih dari 38 derajat, kondisi itu perlu diperhatikan lebih lanjut.
Tanda-tanda Gigi Bayi Mulai Tumbuh
Bayi yang sedang tumbuh gigi biasanya lebih banyak mengeluarkan air liur. Kondisi ini cukup sering terjadi beberapa hari sebelum gigi muncul.
Selain itu, gusi terlihat sedikit bengkak dan kemerahan. Beberapa bayi juga lebih suka menggigit benda di sekitarnya untuk mengurangi rasa tidak nyaman.
Waktu tidur sering ikut terganggu karena rasa nyeri pada gusi. Akibatnya bayi jadi mudah terbangun di malam hari dan lebih sering menangis.
Ada juga bayi yang menjadi lebih manja dan ingin terus digendong. Kondisi ini normal karena si kecil sedang merasa kurang nyaman.
Cara Mengatasi Bayi yang Panas Saat Tumbuh Gigi
Orang tua bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman dengan memberikan teether dingin yang aman untuk bayi. Sensasi dingin biasanya membantu menenangkan gusi.
Mengusap gusi bayi menggunakan jari bersih secara perlahan juga cukup membantu mengurangi rasa nyeri saat gigi mulai tumbuh.
Pastikan bayi tetap mendapatkan cukup cairan agar tubuhnya tidak lemas. ASI atau susu tetap penting diberikan secara rutin.
Kalau bayi terlihat sangat rewel, orang tua bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dan aman.
Kapan Harus Membawa Bayi ke Dokter
Panas ringan saat tumbuh gigi memang normal, tetapi orang tua tetap perlu waspada jika suhu tubuh bayi terlalu tinggi.
Jika bayi mengalami demam tinggi, diare parah, muntah, atau tubuh terlihat sangat lemas, kondisi itu sebaiknya segera diperiksa ke dokter.
Tangisan yang tidak berhenti dan bayi menolak makan dalam waktu lama juga perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Pemeriksaan lebih cepat membantu memastikan apakah panas yang dialami memang karena tumbuh gigi atau ada kondisi lain yang sedang terjadi.